Selain itu, terdapat teori lain yang menyebut asal kata Malaka berasal dari bahasa Arab “Malakat” yang berarti pusat perdagangan.
Dampak Traktat London Terhadap Batas Wilayah Modern Asia Tenggara
Perjanjian Traktat London 1824 menjadi titik penting dalam sejarah Selat Malaka karena membagi wilayah pengaruh antara Inggris dan Belanda.
Baca Juga: Pemerintah Dorong Investasi AS Melalui Reformasi Fiskal dan Digitalisasi Ekonomi Nasional Indonesia
Inggris menguasai Semenanjung Malaya, sementara Belanda mengendalikan Sumatera, yang kemudian membentuk batas negara modern Malaysia dan Indonesia.
Pembagian ini tidak hanya berdampak geopolitik, tetapi juga menentukan arah perkembangan ekonomi dan perdagangan di kawasan hingga saat ini.****
Artikel Terkait
Geopolitik Dunia Memanas Tapi Investasi Asing ke Indonesia Tetap Kuat, Ini Data dan Fakta Terbarunya
UMKM dan Energi Terbarukan Jadi Fokus, Indonesia Dapat Dukungan Bank Dunia untuk Pertumbuhan Inklusif
Regulasi Investasi Dipangkas Prabowo Jadi Sorotan Investor Global di Tengah Persaingan ASEAN
Pemerintah Dorong Investasi AS Melalui Reformasi Fiskal dan Digitalisasi Ekonomi Nasional Indonesia
Proyek PLTS Nasional Digenjot, Pemerintah Targetkan Pengurangan Diesel Dan Tambahan Energi Surya Signifikan
Isu Akses Militer Asing di Udara Indonesia, DPR Tegaskan Pentingnya Mekanisme Resmi dan Kepentingan Nasional
Konflik Timur Tengah Picu Harga Energi dan Soroti Ketergantungan Pada Tiongkok dalam Transisi Energi
KPK Selidiki Dugaan Suap Cukai Rokok Ilegal di Bea Cukai Ancaman Penerimaan Negara Meningkat Tajam
Negosiasi Indonesia - Iran Memanas 2 Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Apa Dampaknya Bagi Energi Nasional
BNI Tuntaskan Pengembalian Dana Nasabah Rp28,26 Miliar, Ini Dampaknya Terhadap Kepercayaan Publik