• Kamis, 4 Juni 2026

Minyakita Jadi Rebutan, Ini Alasan Harga Naik Meski Pemerintah Klaim Stok Nasional Tetap Aman Terkendali

Photo Author
Banny Rachman, Bisnisnews.com
- Kamis, 23 April 2026 | 05:00 WIB
Menko Pangan Zulkifli Hasan siapkan langkah stabilisasi harga Minyakita melalui perubahan skema distribusi bantuan pangan. (Facebook.com @Zulkifli Hasan)
Menko Pangan Zulkifli Hasan siapkan langkah stabilisasi harga Minyakita melalui perubahan skema distribusi bantuan pangan. (Facebook.com @Zulkifli Hasan)

Data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan juga mencatat kenaikan harga minyak goreng premium hingga rata-rata Rp21.796 per liter.

Fenomena ini menunjukkan adanya ketidakseimbangan antara distribusi dan kebutuhan di tingkat konsumen.

Pemerintah Ubah Skema Bantuan Agar Pasokan Pasar Tetap Stabil

Untuk meredam tekanan harga, pemerintah memutuskan mengubah skema penyaluran bantuan pangan minyak goreng.

Zulkifli Hasan mengatakan bantuan ke depan tidak lagi menggunakan Minyakita secara khusus.

“Nanti untuk bantuan kita minta merek apa saja dengan harga sama dari produsen sehingga Minyakita di pasar tradisional tidak berkurang,” ujarnya.

Langkah ini diharapkan menjaga stabilitas pasokan sekaligus memastikan program bantuan tetap berjalan.

Bulog Dilibatkan Distribusi untuk Menjaga Ketersediaan di Seluruh Daerah

Pemerintah juga memperkuat peran BUMN pangan, khususnya Perum Bulog, dalam distribusi Minyakita.

Zulkifli Hasan menyebut Bulog akan mengoordinasikan pasokan ke pasar tradisional di sekitar 500 kabupaten dan kota.

Kebijakan ini diarahkan untuk memastikan distribusi lebih terkontrol dan merata di seluruh wilayah Indonesia.

Ia menambahkan bahwa usulan penyesuaian HET masih dikaji bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKB) sebelum diputuskan.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini