Data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan juga mencatat kenaikan harga minyak goreng premium hingga rata-rata Rp21.796 per liter.
Fenomena ini menunjukkan adanya ketidakseimbangan antara distribusi dan kebutuhan di tingkat konsumen.
Pemerintah Ubah Skema Bantuan Agar Pasokan Pasar Tetap Stabil
Untuk meredam tekanan harga, pemerintah memutuskan mengubah skema penyaluran bantuan pangan minyak goreng.
Zulkifli Hasan mengatakan bantuan ke depan tidak lagi menggunakan Minyakita secara khusus.
“Nanti untuk bantuan kita minta merek apa saja dengan harga sama dari produsen sehingga Minyakita di pasar tradisional tidak berkurang,” ujarnya.
Langkah ini diharapkan menjaga stabilitas pasokan sekaligus memastikan program bantuan tetap berjalan.
Bulog Dilibatkan Distribusi untuk Menjaga Ketersediaan di Seluruh Daerah
Pemerintah juga memperkuat peran BUMN pangan, khususnya Perum Bulog, dalam distribusi Minyakita.
Zulkifli Hasan menyebut Bulog akan mengoordinasikan pasokan ke pasar tradisional di sekitar 500 kabupaten dan kota.
Kebijakan ini diarahkan untuk memastikan distribusi lebih terkontrol dan merata di seluruh wilayah Indonesia.
Ia menambahkan bahwa usulan penyesuaian HET masih dikaji bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKB) sebelum diputuskan.****
Artikel Terkait
Ketimpangan Ekonomi 2026 Menguat Saat Kekayaan 50 Orang Terkaya Setara 55 Juta Penduduk Nasional