Agus Sullistriyono menegaskan bahwa tanpa aktivasi jaringan distribusi yang luas, narasi pemerintah sulit menjangkau audiens secara efektif dan merata.
Strategi Komunikasi Harus Berubah Dari Penjelasan Menjadi Distribusi Perhatian
Menurut Agus Sullistriyono, pemerintah perlu menggeser strategi dari sekadar menjelaskan kebijakan menjadi mengelola distribusi perhatian publik secara aktif.
Pendekatan ini menuntut kecepatan dalam merespons isu, bahkan sebelum informasi berkembang menjadi opini yang sulit dikendalikan.
Selain itu, format komunikasi perlu disesuaikan dengan preferensi publik seperti video pendek, visual kuat, dan pesan yang langsung pada inti.
Latar Belakang Pergantian Komunikasi Istana dalam Beberapa Tahun Terakhir
Pergantian posisi komunikasi di lingkungan Istana bukan pertama kali terjadi, sebagaimana tercatat dalam sejumlah pemberitaan media arus utama dalam beberapa tahun terakhir.
Langkah tersebut kerap diambil untuk memperbaiki persepsi publik terhadap kebijakan pemerintah di tengah meningkatnya tekanan opini digital.
Namun, tanpa perubahan sistemik, pergantian figur dinilai berpotensi hanya menjadi solusi jangka pendek yang tidak menyentuh akar persoalan komunikasi negara.****