finansial

Akademisi UGM Soroti Jarak Narasi Optimisme Pemerintah dengan Tekanan Ekonomi Masyarakat Saat Ini

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:02 WIB
Diskusi akademisi UGM menyoroti meningkatnya keresahan masyarakat akibat pelemahan rupiah dan tekanan ekonomi nasional yang memengaruhi daya beli publik. (Dok. ugm.ac.id)

Menurutnya, masyarakat membutuhkan pemimpin yang mampu memahami pengalaman sosial ekonomi yang sedang mereka hadapi sehari-hari.

“Yang tidak ada dalam banyak pidato Bapak Presiden adalah penyebutan apa yang dirasakan rakyat,” kata Gilang Desti Parahita.

Gilang menilai narasi optimisme tanpa empati berpotensi menciptakan jarak antara pemerintah dan masyarakat.

Baca Juga: IHSG Anjlok Setelah Rencana BUMN Ekspor SDA Muncul, Investor Soroti Risiko Regulasi Baru Nasional

Ia menyebut hasil risetnya di sejumlah wilayah menunjukkan tekanan ekonomi juga dirasakan masyarakat desa dan kelompok termarginalkan.

Kampus Dinilai Penting Menjaga Ruang Kritik dalam Demokrasi Indonesia

Gilang menegaskan kritik dari akademisi dan masyarakat sipil seharusnya dipandang sebagai bagian penting dalam demokrasi.

Menurutnya, kampus memiliki tanggung jawab menjaga nalar kritis serta menghadirkan perspektif alternatif terhadap kebijakan negara.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Sosialisasi Aturan Baru Ekspor SDA Sebelum Skema Eksportir Tunggal Berlaku Resmi Mulai Juni

Ia mengingatkan pemerintah perlu membuka ruang dialog sehat agar narasi publik tidak hanya didominasi negara dan kelompok elite.

“Kalau suara kritis dianggap ancaman, demokrasi justru kehilangan ruang dialognya,” ujar Gilang Desti Parahita.

Sebelumnya, sejumlah ekonom dan lembaga riset juga menyoroti pentingnya menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi global dan volatilitas nilai tukar rupiah.

Baca Juga: Prabowo Desak Reformasi Bea Cukai Setelah Sidang KPK Seret Nama Djaka Budi Utama Dalam Dugaan Suap

Dikutip.dari laman resmi Ugm.ac.id, isu daya beli, harga pangan, dan lapangan pekerjaan diperkirakan masih menjadi perhatian utama masyarakat sepanjang 2026.****

 

Halaman:

Tags

Terkini