Latar belakang ini sejalan dengan sejumlah pemberitaan sebelumnya mengenai tekanan eksternal akibat lemahnya kinerja ekspor manufaktur nasional.
Bank Indonesia Dinilai Punya Ruang Kebijakan Terbatas
Anthony menilai dalam domain kewenangan moneter, Bank Indonesia hanya memiliki opsi terbatas menjaga rupiah.
Instrumen utama yang tersedia adalah kenaikan suku bunga acuan untuk menahan tekanan kurs.
Namun kebijakan tersebut membawa konsekuensi perlambatan sektor riil melalui meningkatnya biaya pembiayaan.
Ia menilai pilihan mempertahankan suku bunga relatif rendah selama ini dilakukan dengan harapan memperkuat daya saing manufaktur.
Sayangnya, menurut Anthony, strategi tersebut belum menunjukkan hasil signifikan.
Karena itu, ia menegaskan solusi jangka panjang harus berfokus pada reformasi struktural ekonomi nasional.
Evaluasi Menyeluruh Diperlukan utuk Menjaga Stabilitas Rupiah
Anthony menekankan pelemahan rupiah harus dilihat sebagai refleksi kesehatan fundamental ekonomi nasional secara keseluruhan.
Ia menilai pembenahan struktural pada sektor ekspor, industri manufaktur, dan keseimbangan transaksi berjalan menjadi agenda mendesak.
Tanpa langkah korektif yang menyeluruh, tekanan terhadap rupiah dinilai berpotensi berulang.
“Selama akar struktural tidak diperbaiki, siapa pun yang menjabat Gubernur Bank Indonesia akan menghadapi tantangan serupa,” kata Anthony Budiawan.****
Artikel Terkait
Serangan Drone di UEA Picu Harga Minyak Naik Ke 110 Dolar AS, Apa Efeknya untuk Ekonomi Global
Pelemahan Rupiah dan Konflik Timur Tengah, Tekanan Kurs Kini Dinilai Lebih Berat Bagi Perekonomian
DPR Panggil Danantara Soal GoTo, Apa Makna Investasi Digital Bagi Masa Depan Korporasi Negara
IHSG Mei 2026 Ungkap Kerentanan Pasar Modal, Seberapa Kuat Ketahanan Finansial Hadapi Guncangan Global
Panda Bond dan Fiskal Indonesia, Apa Makna Di Balik Narasi Keuangan Negara Kuat di Tengah Lonjakan Utang
Oei Iming Wijaya Kembali Pimpin PSMTI Sulbar, Apa Agenda Besar Organisasi Sosial Tionghoa Untuk Sulawesi Barat
Prabowo Panggil Tim Ekonomi Saat Rupiah Nyaris Rp17.700, Apa Sinyal Besar Bagi Stabilitas Ekonomi Indonesia
Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen, Mengapa Defisit Fiskal dan Pelemahan Rupiah Membayangi Stabilitas
Utang Luar Negeri Indonesia Naik, Ini Strategi BI Menjaga Stabilitas Ekonomi di Tengah Tekanan Global
Rupiah Melemah Saat Dolar AS Menguat, Seberapa Besar Dampaknya Pada Daya Beli Masyarakat