• Kamis, 4 Juni 2026

DPR Panggil Danantara Soal GoTo, Apa Makna Investasi Digital Bagi Masa Depan Korporasi Negara

Photo Author
Tim Bisnis News, Bisnisnews.com
- Selasa, 19 Mei 2026 | 07:00 WIB
 Bursa Efek Indonesia menjadi sorotan setelah investasi Danantara di GoTo memunculkan diskusi publik tentang arah kebijakan ekonomi digital Indonesia. (Dok Kreasi DOLA AI)
Bursa Efek Indonesia menjadi sorotan setelah investasi Danantara di GoTo memunculkan diskusi publik tentang arah kebijakan ekonomi digital Indonesia. (Dok Kreasi DOLA AI)

THE BOTTOM LINE: 

  • Danantara masuk saham GoTo memicu sorotan DPR sebagai ujian awal transparansi investasi strategis korporasi negara di sektor digital nasional.
  • Komisi VI DPR menilai keputusan investasi Danantara perlu penjelasan rinci agar publik memahami dasar bisnis dan mitigasi risiko.
  • Langkah akuisisi saham GoTo dinilai menjadi indikator penting arah kebijakan investasi digital Indonesia di tengah volatilitas pasar modal.

BISNISNEWS.COM - Mengapa Danantara memilih masuk ke saham GoTo saat sorotan publik terhadap investasi digital korporasi negara belum reda?

Apakah langkah ini menjadi strategi membangun kedaulatan ekonomi digital, atau justru membuka babak baru pertaruhan dana publik di tengah volatilitas saham teknologi?

Langkah Danantara Picu Sorotan Baru Pasar Modal Nasional

Masuknya Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara ke saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk memantik perhatian publik dan parlemen.

Baca Juga: Rupiah Melemah ke Rp17.500 Per Dolar AS, Seberapa Besar Ancaman Kenaikan Harga Bagi Ekonomi Saat Ini

Langkah ini segera memunculkan perdebatan karena terjadi saat rekam jejak investasi korporasi pelat merah di emiten teknologi masih menjadi sorotan.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menyatakan pihaknya akan memanggil Danantara dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk untuk meminta penjelasan rinci.

Menurut Andre Rosiade selaku Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, transparansi diperlukan agar publik memahami dasar pengambilan keputusan investasi tersebut.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS Setelah Serangan Drone UEA, Apa Dampaknya Bagi Stabilitas Energi

Pernyataan itu merujuk pada pemberitaan sebelumnya mengenai investasi Telkomsel di GoTo yang sempat menimbulkan tekanan valuasi.

Masuknya Danantara dinilai menjadi momentum penting untuk menguji tata kelola investasi strategis nasional.

Bayang-Bayang Investasi Telkom Jadi Alarm Bagi Publik Kini

Sebelumnya, investasi Telkomsel di GoTo menjadi perhatian setelah nilai investasinya tertekan seiring pelemahan saham teknologi.

Baca Juga: Pelemahan Rupiah Bikin Harga di Desa Naik Meski Warga Tak Pernah Bertransaksi Dolar AS Secara Langsung

Situasi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kehati-hatian korporasi negara dalam menempatkan dana pada sektor berisiko tinggi.

Konteks inilah yang membuat langkah Danantara langsung mendapat respons kritis dari berbagai kalangan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini