Presiden juga meminta kementerian dan lembaga memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional serta menindak praktik penyalahgunaan wewenang yang menghambat ekonomi nasional.
Menurut Prabowo, keluhan pengusaha terkait pungutan liar masih sering muncul dan dinilai menghambat pembangunan industri serta investasi di Indonesia.
Baca Juga: Danantara Masuk Ekspor SDA Nasional, Apa Dampaknya Bagi Sawit dan Tambang dalam Skema Baru
Dugaan Suap Blueray Cargo Jadi Sorotan Dunia Usaha Nasional
Kasus yang menyeret nama Blueray Cargo menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan pelayanan kepabeanan yang mempengaruhi arus logistik dan aktivitas ekspor impor nasional.
Dalam sejumlah pemberitaan sebelumnya, reformasi pelayanan Bea Cukai menjadi salah satu agenda utama pemerintah untuk meningkatkan kepercayaan investor dan mempercepat pertumbuhan industri.
Isu transparansi di sektor kepabeanan juga semakin sensitif karena berkaitan dengan target peningkatan penerimaan negara dan efisiensi rantai distribusi barang.
Baca Juga: Sidang Gugatan Rp20 Miliar Kadin Jawa Barat Ditunda Setelah Erwin Aksa dan Kuasa Hukumnya Absen
Pemerintah dalam beberapa tahun terakhir terus mendorong digitalisasi pelayanan serta pengawasan internal untuk menekan praktik pungutan liar dan penyalahgunaan kewenangan.
Tekanan terhadap institusi kepabeanan meningkat karena sektor tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung perdagangan internasional dan menjaga iklim investasi nasional.
Sidang Korupsi Dinilai Uji Komitmen Pemerintah Bersihkan Lembaga Strategis
Sidang lanjutan perkara Blueray Cargo kini dipandang sebagai ujian komitmen pemerintah dalam memberantas korupsi di lembaga strategis pengelola penerimaan negara.
Baca Juga: IHSG Anjlok Setelah Badan Ekspor Dibentuk, Investor Soroti Risiko Baru Pengawasan Komoditas Nasional
Purbaya menegaskan keputusan terkait posisi Djaka Budi Utama akan ditentukan berdasarkan hasil pembuktian hukum yang berlangsung di pengadilan.
Pemerintah juga menekankan prinsip praduga tak bersalah tetap harus dijaga sampai terdapat putusan hukum berkekuatan tetap terhadap pihak yang disebut dalam persidangan.
Prabowo sebelumnya meminta seluruh kementerian dan lembaga mempercepat reformasi birokrasi agar pelayanan publik berjalan efektif, profesional, dan bebas korupsi.
Baca Juga: Danantara Masuk Ekspor SDA Nasional, Apa Dampaknya Bagi Sawit dan Tambang dalam Skema Baru