ekonomi

Prabowo Minta Publik Tetap Tenang Saat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,61 Persen Jadi Sinyal Ketahanan Nasional Hadapi Tekanan Global

Minggu, 17 Mei 2026 | 20:10 WIB
Presiden Prabowo menyampaikan optimisme ekonomi nasional saat meresmikan Koperasi Desa Merah Putih di Nganjuk, menegaskan pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap kuat. (Dok. Bakom RI)

Belanja Pemerintah Jadi Mesin Utama Penopang Pertumbuhan Nasional

Faktor penting lain berasal dari akselerasi belanja pemerintah yang melonjak hingga 21,81 persen pada kuartal pertama tahun ini.

Percepatan realisasi belanja negara disebut menjadi penggerak penting untuk menjaga momentum aktivitas ekonomi domestik.

Baca Juga: PSMTI Matangkan Funwalk Sunset PIK 2 dengan Target 3.000 Peserta, Apa Daya Tarik Ajang Sehat Ini Tahun 2026

Strategi ini melanjutkan pola stimulus fiskal yang sebelumnya digunakan pemerintah dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional saat menghadapi tekanan eksternal.

Sejumlah pemberitaan media arus utama sebelumnya juga menyoroti belanja negara sebagai instrumen utama menjaga pertumbuhan saat konsumsi global melambat.

Koperasi Merah Putih Disiapkan Perkuat Ketahanan Ekonomi Daerah

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menegaskan penguatan ekonomi akar rumput melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi bagian strategi jangka panjang.

Baca Juga: Kejagung Tetapkan Pemilik PT CBU Tersangka Baru Kasus PT AKT, Ada Dugaan Ekspor Batu Bara Ilegal

Program tersebut diarahkan memperkuat aktivitas ekonomi lokal dan memperluas pemerataan pertumbuhan hingga tingkat desa.

Langkah ini dinilai relevan untuk menjaga stabilitas ekonomi domestik ketika ketidakpastian global masih membayangi.

Dengan kombinasi pertumbuhan konsumsi, belanja negara, dan penguatan ekonomi daerah, pemerintah menilai fondasi ekonomi Indonesia tetap berada pada jalur positif.****

Halaman:

Tags

Terkini