ekonomi

Ekonomi Indonesia Dinilai Solid di Tengah Tekanan Global Mampukah Tumbuh Hingga 6 Persen Tahun Ini

Rabu, 29 April 2026 | 09:36 WIB
Ekonom global Shaan Seed menilai fundamental ekonomi Indonesia masih kuat dengan inflasi rendah dan utang terkendali. (Instasave.com @shaday1973)

“Indonesia sejauh ini cukup solid karena stabilitas makroekonomi, stabilitas pertumbuhan, disiplin fiskal, dan eksekusi kebijakan,” ujar Shan Saeed, di Jakarta, Selasa (28/4/2026).

Kredibilitas Kebijakan Jadi Modal Baru Tarik Kepercayaan Pasar Global

Ia menekankan bahwa kredibilitas kebijakan ekonomi kini menjadi faktor penting dalam menarik kepercayaan investor global di tengah ketidakpastian.

Baca Juga: Ketergantungan Impor LPG Tinggi, Pemerintah Kaji DME dan CNG Sebagai Solusi Energi Nasional Masa Depan

Kredibilitas tersebut terbentuk melalui konsistensi kebijakan, disiplin fiskal, serta kemampuan pemerintah dalam mengeksekusi strategi ekonomi secara tepat.

“Sekarang ini kredibilitas ibarat modal baru karena kepercayaan terbentuk dari disiplin kebijakan dan eksekusi yang cerdas,” jelas Shan Saeed.

Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tetap Menarik di Tengah Ketidakpastian Global

Shan Saeed memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran 5 hingga 6 persen, sejalan dengan ekspektasi pasar global.

Baca Juga: Presiden Prabowo Instruksikan Penanganan Korban Kecelakaan Kereta Bekasi dan Investigasi Menyeluruh

Ia menilai keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, inflasi, suku bunga, dan defisit menjadi indikator kesehatan ekonomi nasional saat ini.

Dengan kondisi tersebut, Indonesia dinilai mampu menjaga konsistensi pertumbuhan ekonomi jangka menengah serta meningkatkan daya tarik di mata investor global.****

Halaman:

Tags

Terkini