Selain itu, terdapat teori lain yang menyebut asal kata Malaka berasal dari bahasa Arab “Malakat” yang berarti pusat perdagangan.
Dampak Traktat London Terhadap Batas Wilayah Modern Asia Tenggara
Perjanjian Traktat London 1824 menjadi titik penting dalam sejarah Selat Malaka karena membagi wilayah pengaruh antara Inggris dan Belanda.
Baca Juga: Pemerintah Dorong Investasi AS Melalui Reformasi Fiskal dan Digitalisasi Ekonomi Nasional Indonesia
Inggris menguasai Semenanjung Malaya, sementara Belanda mengendalikan Sumatera, yang kemudian membentuk batas negara modern Malaysia dan Indonesia.
Pembagian ini tidak hanya berdampak geopolitik, tetapi juga menentukan arah perkembangan ekonomi dan perdagangan di kawasan hingga saat ini.****