Namun, tekanan terhadap pasar saham dan Rupiah dinilai masih menunjukkan tingginya ketergantungan Indonesia terhadap sentimen eksternal dan likuiditas global.
Pemerintah Didorong Percepat Transformasi Struktur Ekonomi Domestik Nasional
Kusfiardi menilai kondisi pasar keuangan saat ini harus menjadi peringatan serius bagi pemerintah dan pemangku kebijakan ekonomi nasional.
Ia mendorong percepatan transformasi ekonomi melalui penguatan industri domestik dan pengurangan ketergantungan terhadap impor strategis nasional.
Selain itu, pendalaman pasar keuangan domestik dinilai penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap pembiayaan asing jangka pendek.
Menurut Kusfiardi, struktur ekonomi yang lebih kuat dapat membantu Indonesia menghadapi tekanan global secara lebih stabil dan berkelanjutan.
“Jika struktur ekonomi tidak berubah, maka gejolak IHSG dan pelemahan Rupiah akan terus menjadi alarm rutin,” tutup Kusfiardi.****