ekonomi

Prabowo Wajibkan DHE SDA Disimpan di Dalam Negeri, Apa Dampaknya Bagi Stabilitas Rupiah dan Ekonomi

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:31 WIB
Presiden Prabowo menegaskan kewajiban penyimpanan devisa hasil ekspor SDA di dalam negeri sebagai langkah memperkuat fondasi ekonomi nasional. (Facebook.com @Prabowo Subianto)

Menurut dia, tanpa pengendalian devisa, kekayaan alam Indonesia hanya akan habis dijual mentah tanpa memberi nilai tambah optimal bagi perekonomian.

Latar belakang kebijakan ini sejalan dengan agenda hilirisasi yang sebelumnya diterapkan pada sektor mineral untuk memperbesar nilai ekspor berbasis pengolahan domestik.

Baca Juga: Kasus Korupsi LPEI Rp11 Triliun Memanas, CBA Tagih Kepastian KPK Soal Pemeriksaan Direktur BNI Hari Ini

Pemerintah menilai penguatan DHE dapat memperbesar ruang pembiayaan industri pengolahan nasional dan meningkatkan daya tahan ekonomi terhadap gejolak eksternal.

Pemerintah Janjikan Ketegasan Demi Kebangkitan Ekonomi Nasional

Prabowo menegaskan pemerintah akan berpihak pada kepentingan rakyat dan bertindak tegas terhadap setiap praktik yang merugikan negara.

Ia menyampaikan optimisme bahwa kebijakan ini akan menjadi bagian dari pembuktian kebangkitan ekonomi Indonesia dalam waktu dekat.

Baca Juga: Pandu Sjahrir Soroti Bursa RI di Era AGI, Mengapa Pasar Modal Indonesia Harus Segera Menulis Narasi Baru

“Kita akan terus memberi bukti kepada rakyat dan melaporkan langkah-langkah yang kita ambil,” ujar Prabowo.

Pernyataan itu menandai komitmen pemerintah membangun sistem ekonomi yang lebih kuat, mandiri, dan berorientasi pada pemanfaatan maksimal kekayaan sumber daya nasional.****

Halaman:

Tags

Terkini