ekonomi

Pemerintah Bantah Isu Kas Negara Rp120 Triliun, Saldo Anggaran Lebih Capai Rp420 Triliun Tetap Aman

Sabtu, 25 April 2026 | 07:10 WIB
Menkeu Purbaya mengatakan aktivitas perbankan nasional yang mendapat suntikan likuiditas Rp300 triliun dari pemerintah untuk dorong ekonomi. (Instagram.com @Menkeuri)

Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di tengah dinamika global.

Penempatan Dana Pemerintah Bersifat Fleksibel dan Bisa Ditarik Sewaktu Waktu

Purbaya menegaskan penempatan dana tersebut dilakukan dalam bentuk deposito on call yang dapat dicairkan kapan saja oleh pemerintah.

Baca Juga: Hoaks 750 Dapur MBG Seret Nama Uya Kuya, Sayembara Diluncurkan Bantu Polisi Ungkap Pelaku

Artinya, dana tersebut tetap menjadi milik negara dan tidak mengurangi kapasitas fiskal pemerintah dalam jangka pendek.

Fleksibilitas ini memastikan pemerintah tetap memiliki ruang gerak dalam menghadapi kebutuhan pembiayaan mendesak.

Momentum Lebaran dan Stabilitas Likuiditas Perbankan Nasional

Penambahan dana likuiditas dilakukan menjelang Lebaran untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan dana masyarakat secara signifikan.

Baca Juga: Uya Kuya Gelar Sayembara Rp1 Juta Bongkar Pelaku Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Alasan Lengkapnya

Sebelumnya pemerintah telah menempatkan Rp200 triliun dan kemudian menambah Rp100 triliun untuk memperkuat sistem keuangan.

Langkah ini sejalan dengan upaya menjaga stabilitas ekonomi domestik serta mencegah tekanan likuiditas di sektor perbankan.

Isu mengenai kas negara kerap muncul di tengah meningkatnya kebutuhan pembiayaan fiskal, terutama setelah pandemi dan tekanan ekonomi global, sehingga klarifikasi pemerintah menjadi penting untuk menjaga kepercayaan publik.****

Halaman:

Tags

Terkini