• Kamis, 4 Juni 2026

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 5,61 Persen Namun Rupiah Melemah Tajam Picu Kekhawatiran Stabilitas

Photo Author
Tim Bisnis News, Bisnisnews.com
- Rabu, 6 Mei 2026 | 13:22 WIB
Analis ekonomi Menteng Kleb, Kusfiardi. Pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 menunjukkan tren positif di tengah tekanan nilai tukar Rupiah.  (Dok. Kreasi Dola AI)
Analis ekonomi Menteng Kleb, Kusfiardi. Pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 menunjukkan tren positif di tengah tekanan nilai tukar Rupiah. (Dok. Kreasi Dola AI)

Kondisi ini berisiko mendorong inflasi melampaui target 2,5 persen, yang pada akhirnya menekan daya beli masyarakat sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, defisit APBN sebesar 2,48 persen berpotensi melebar akibat meningkatnya subsidi energi dan beban bunga utang luar negeri.

Daya Beli Masyarakat Menjadi Faktor Penentu Keberlanjutan Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Kusfiardi menegaskan bahwa erosi daya beli akan menjadi risiko terbesar jika tekanan harga terus meningkat dalam beberapa bulan ke depan.

Ia menyatakan, “Tanpa stabilisasi kurs yang cepat, pertumbuhan di awal tahun ini hanya akan menjadi puncak semu yang segera diikuti penurunan tajam.”

Sinkronisasi kebijakan antara Bank Indonesia dan pemerintah dinilai menjadi kunci untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mencegah penurunan daya beli masyarakat.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini