• Kamis, 4 Juni 2026

Konflik Timur Tengah Picu Harga Energi dan Soroti Ketergantungan Pada Tiongkok dalam Transisi Energi

Photo Author
Budi Purnomo, Bisnisnews.com
- Kamis, 23 April 2026 | 07:14 WIB
Pembangkit listrik tenaga surya mencerminkan pergeseran energi dunia menuju energi terbarukan yang dipimpin Tiongkok.   (Dok. esdm.go.id)
Pembangkit listrik tenaga surya mencerminkan pergeseran energi dunia menuju energi terbarukan yang dipimpin Tiongkok. (Dok. esdm.go.id)

“Semakin negara-negara Barat mempercepat dekarbonisasi, semakin mereka harus mengetuk pintu Tiongkok,” tulis laporan Politico yang menyoroti ketergantungan tersebut.

Kelemahan Struktur Ekonomi Barat dalam Mengelola Sektor Strategis

Kebijakan ekonomi berbasis pasar bebas dan finansialisasi dinilai membuat Barat kehilangan kendali atas sektor strategis seperti energi dan manufaktur teknologi.

Baca Juga: MSCI Evaluasi Reformasi Transparansi Indonesia, Kebijakan Indeks Global Masih Ditahan Demi Stabilitas Investaso

Ketergantungan pada mekanisme pasar membuat investasi jangka panjang dalam industri strategis tidak berkembang optimal dibandingkan pendekatan terencana Tiongkok.

Politico mencatat bahwa keunggulan industri dan teknologi Tiongkok dalam energi bersih kini sulit dikejar dalam waktu dekat oleh negara-negara Barat.

Dampak Global Terhadap Harga Energi dan Stabilitas Ekonomi Dunia

Lonjakan harga energi akibat konflik memperbesar tekanan inflasi global dan mempengaruhi daya beli masyarakat terutama di negara berkembang termasuk Indonesia.

Baca Juga: BBM Nonsubsidi Ikuti Harga Minyak Dunia, Ini Penjelasan Lengkap Kebijakan Energi Pemerintah Indonesia

Ketidakpastian pasokan energi juga berpotensi mengganggu rantai pasok global serta memperlambat pemulihan ekonomi pascapandemi yang belum sepenuhnya stabil.

Situasi ini menegaskan bahwa transisi energi tidak hanya soal lingkungan, tetapi juga soal kekuatan ekonomi dan geopolitik yang menentukan masa depan dunia.****

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini