• Kamis, 4 Juni 2026

Peter Magyar Tegaskan Hungaria Patuhi ICC, Benjamin Netanyahu Terancam Ditangkap Jika Kunjungi Budapest

Photo Author
Banny Rachman, Bisnisnews.com
- Kamis, 23 April 2026 | 06:00 WIB
Situasi geopolitik memanas setelah Hungaria membuka kemungkinan penangkapan Benjamin Netanyahu (Dok. Instagram  @b.netanyahu)
Situasi geopolitik memanas setelah Hungaria membuka kemungkinan penangkapan Benjamin Netanyahu (Dok. Instagram @b.netanyahu)

THE BOTTOM LINE:

  • Peter Magyar menyatakan Hungaria wajib menegakkan surat perintah ICC terhadap Netanyahu jika berkunjung.
  • ICC telah menetapkan status hukum Netanyahu terkait dugaan kejahatan perang Gaza sejak 2024.
  • Hungaria menunda rencana keluar dari ICC dan memilih tetap dalam kerangka hukum internasional

BISNISNEWS.COM - Apakah Hungaria akan benar-benar menangkap pemimpin sekutu jika menginjakkan kaki di negaranya?

Bagaimana perubahan sikap ini bisa memengaruhi hubungan internasional dan posisi hukum global Budapest?

Perubahan drastis kebijakan luar negeri Hungaria mencuat setelah Peter Magyar menyatakan akan memerintahkan penangkapan Benjamin Netanyahu jika memasuki wilayahnya, menandai pembalikan tajam dari pendekatan pemerintahan sebelumnya.

Baca Juga: Bantuan Pangan Serap Pasokan Minyakita, Ini Dampaknya Terhadap Harga dan Distribusi di Pasar Tradisional

Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers pada Senin (21/04/2026), dengan menegaskan bahwa Hungaria tetap terikat kewajiban hukum sebagai anggota Mahkamah Pidana Internasional (ICC).

Perubahan Kebijakan Luar Negeri Hungaria Picu Sorotan Internasional Luas

Magyar menegaskan akan menghentikan rencana penarikan Hungaria dari ICC yang sebelumnya diprakarsai Viktor Orban.

Ia menyatakan bahwa sebagai negara anggota, Hungaria memiliki kewajiban hukum untuk menegakkan setiap surat perintah yang diterbitkan ICC.

Baca Juga: Ketimpangan Ekonomi 2026 Menguat Saat Kekayaan 50 Orang Terkaya Setara 55 Juta Penduduk Nasional

Langkah ini dinilai sebagai sinyal kuat perubahan arah kebijakan luar negeri Hungaria yang sebelumnya dikenal dekat dengan Israel.

ICC Terbitkan Surat Perintah Terkait Konflik Gaza Tahun 2024

ICC pada tahun 2024 mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu dan Yoav Gallant atas dugaan kejahatan perang di Gaza.

Langkah tersebut menjadi salah satu keputusan paling kontroversial dalam dinamika hukum internasional terkait konflik Timur Tengah.

Israel sendiri membantah tuduhan tersebut dan mempertanyakan legitimasi ICC dalam menangani kasus tersebut.

Klarifikasi Undangan Netanyahu Dalam Konteks Diplomasi Internasional

Pemerintah Israel sebelumnya mengklaim bahwa Magyar telah mengundang Netanyahu ke Hungaria setelah kemenangan partai Tisza pada Sabtu (12/04/2026).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini