finansial

Danantara Beli Saham GoTo, DPR Soroti Langkah Investasi Digital di Tengah Ketidakpastian Pasar Modal

Senin, 18 Mei 2026 | 13:36 WIB
Pergerakan saham GoTo setelah kabar Danantara membeli saham korporasi teknologi ini dan memicu perhatian DPR terhadap transparansi investasi strategis nasional. (Dok Kreasi DOLA AI)

Konteks inilah yang membuat langkah Danantara langsung mendapat respons kritis dari berbagai kalangan.

Dalam laporan emiten dan pemberitaan media arus utama, tekanan valuasi GoTo pernah menjadi catatan penting investor.

Baca Juga: Krisis Reputasi Ancam Korporasi, Respons Dua Jam Pertama Jadi Penentu Utama Tangani Isu Viral Medsos

Meski begitu, kondisi fundamental GoTo kini menunjukkan perubahan melalui efisiensi operasional yang mulai tercermin pada perbaikan kinerja.

Faktor ini menjadi pembeda utama dibandingkan saat gelombang investasi teknologi beberapa tahun lalu.

Prospek GoTo Dinilai Sejalan Agenda Ekonomi Digital Nasional

Masuknya Danantara tidak dapat dilepaskan dari posisi GoTo sebagai salah satu simpul utama ekonomi digital Indonesia.

Baca Juga: Pencabutan Izin 28 Korporasi Sumatera, CBA Minta Langkah Hukum Polri dalam Dugaan Bencana Ekologis

GoTo menguasai ekosistem transportasi daring, pembayaran digital, dan perdagangan elektronik yang menyentuh jutaan pengguna.

Secara strategis, penguatan kepemilikan domestik pada platform digital dianggap relevan dalam menjaga daya saing nasional.

Andre Rosiade menegaskan DPR ingin memastikan investasi ini memiliki dasar bisnis yang kuat.

Baca Juga: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Pernyataan Prabowo Soal Fundamental Kuat Jadi Sorotan Di Tengah Gejolak Dunia

Ia menyebut pemanggilan dilakukan agar Danantara menjelaskan kalkulasi dan mitigasi risiko secara terbuka.

Langkah tersebut penting karena Danantara membawa mandat mengelola dana strategis dengan prinsip akuntabilitas tinggi.

Transparansi Danantara Akan Menentukan Kepercayaan Investor ke Depan

Di tengah antusiasme terhadap ekonomi digital, transparansi tetap menjadi faktor paling menentukan.

Baca Juga: CBA Soroti Kasus 28 Korporasi Sumatera, Akankah Polri Buka Progres Pengusutan Dugaan Kerusakan Lingkungan

Halaman:

Tags

Terkini