“Pelaku pasar biasanya langsung mengaitkan keputusan MSCI dengan prospek likuiditas dan minat investor asing terhadap saham tertentu,” kata Sukarno.
Meski demikian, ia menilai dampak jangka panjang tetap bergantung pada fundamental korporasi dan strategi bisnis perusahaan teknologi tersebut.
Strategi Efisiensi GOTO Masih Menjadi Faktor Fundamental Penting
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk sebelumnya terus menekankan strategi efisiensi operasional dan peningkatan profitabilitas berkelanjutan sepanjang 2025 hingga 2026.
Dalam laporan keuangan terbaru, GOTO mencatat perbaikan rugi bersih serta pertumbuhan kontribusi bisnis layanan keuangan dan on-demand services.
Manajemen GOTO sebelumnya menyampaikan fokus utama korporasi adalah menjaga pertumbuhan ekosistem digital sambil memperkuat efisiensi biaya operasional.
Pemberitaan sebelumnya di media nasional juga menyoroti pergerakan saham teknologi domestik yang semakin sensitif terhadap sentimen global dan kebijakan indeks internasional.
Investor pasar modal kini menunggu arah perdagangan berikutnya sambil mencermati potensi perubahan strategi investor asing terhadap saham teknologi Indonesia.****
Artikel Terkait
Saham CMNP dan BHIT Bergerak Berlawanan Usai Kemenangan Gugatan Jusuf Hamka Atas Hary Tanoe
Rupiah Melemah, Warga Desa Ikut Menanggung Dampak Kenaikan Dolar AS Pada Harga Kebutuhan Mereka
BI Ungkap Fakta Terbaru Utang Luar Negeri dan Dampaknya Bagi Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Jaya Suprana Jelaskan Mengapa Kenaikan Dolar AS Tetap Berpengaruh Pada Daya Beli Warga Desa Indonesia
Kritik The Economist pada Indonesia, Fahri Hamzah Jelaskan Strategi Prabowonomics Menuju Kedaulatan Ekonomi
Kode Amplop Nomor Satu dalam Sidang Bea Cukai Picu Sorotan Publik Terhadap Dugaan Suap Importasi
Rupiah Terus Melemah, Pakar Unair Ungkap Strategi Aman Menjaga Keuangan Keluarga Produktif Indonesia
Airlangga Dorong Smart Technology Hebei Demi Percepat Investasi Industri Modern Berkelanjutan dan Kompetitif
Paskibraka Sulsel Viral, BPIP Tegaskan Seleksi Nasional Objektif Meski Isu Diskriminasi Ramai Diperdebatkan
Nasabah BCA Tasikmalaya Kehilangan Rp160 Juta, DPRD Soroti Dugaan Akses Ilegal Mobile Banking dari Pihak Luar