• Kamis, 4 Juni 2026

Nasabah BCA Tasikmalaya Kehilangan Rp160 Juta, DPRD Soroti Dugaan Akses Ilegal Mobile Banking dari Pihak Luar

Photo Author
Tim Bisnis News, Bisnisnews.com
- Jumat, 29 Mei 2026 | 05:42 WIB
Audiensi antara nasabah BCA, DPRD Kota Tasikmalaya, dan pihak korporasi membahas dugaan hilangnya dana Rp160 juta melalui mobile banking yang kini ramai disorot publik. (Dok. Bca.co.id)
Audiensi antara nasabah BCA, DPRD Kota Tasikmalaya, dan pihak korporasi membahas dugaan hilangnya dana Rp160 juta melalui mobile banking yang kini ramai disorot publik. (Dok. Bca.co.id)

Ia menyebut korban beruntung segera melapor sehingga rekening dapat diblokir sebelum seluruh saldo habis terkuras pelaku.

"Beruntung korban cepat melapor sehingga rekening segera diblokir dan tidak seluruh dana terkuras," katanya dikutip dari Koropak.com, publisher partner Promedia Group.

Baca Juga: BlackRock Ungkap Investor Global Kini Fokus Buru Korporasi Tambang Jumbo Demi Stabilitas Investasi Jangka Panjang

Kasus tersebut kemudian memunculkan sorotan terkait keamanan layanan mobile banking yang kini menjadi tulang punggung transaksi digital masyarakat.

Komisi II DPRD Minta Penyelesaian Transparan dan Perlindungan Konsumen Digital

Ketua Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya, Rahmat Sutarman, meminta penyelesaian kasus dilakukan secara transparan dan berkeadilan bagi seluruh pihak.

Ia menilai perlindungan konsumen harus menjadi prioritas dalam penyelesaian sengketa layanan perbankan digital yang semakin kompleks.

Baca Juga: 300 Titik Tambang Emas Ilegal Sumbar Bertahan Karena Cadangan Aluvial Dinilai Masih Sangat Melimpah

"Masyarakat harus lebih berhati-hati terhadap telepon, pesan, tautan, atau aplikasi mencurigakan yang berkaitan dengan layanan perbankan," ujar Rahmat Sutarman.

"Kejahatan digital sekarang semakin beragam," tambahnya.

Hingga Kamis (28/05/2026), belum terdapat kesepakatan antara korban dan pihak korporasi perbankan terkait tanggung jawab kerugian tersebut.

Baca Juga: Purbaya Heran Rupiah Nyaris Rp17.800 per Dolar AS Meski Fundamental Ekonomi Indonesia Masih Kuat Stabil

Korporasi Perbankan Sebut Dugaan Akses Berasal dari Pihak Luar

Perwakilan BCA dalam audiensi tersebut menyatakan dugaan awal mengarah pada akses ilegal oleh pihak luar melalui aplikasi mobile banking milik nasabah.

Pihak korporasi menegaskan hasil penelusuran sementara belum menemukan indikasi keterlibatan internal maupun kebocoran sistem perbankan.

"Dari hasil penelusuran sementara, tidak ada indikasi keterlibatan internal," kata Perwakilan BCA.

Baca Juga: Rupiah Tembus Rp17.800 per Dolar AS Meski BI Rate Naik, Pasar Mulai Khawatir Dampak Ekonomi Nasional

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Purnomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini