• Kamis, 4 Juni 2026

Transisi Energi Indonesia Dipercepat, PLTS 100 Gigawatt Jadi Solusi Pengganti Pembangkit Diesel Nasional

Photo Author
Banny Rachman, Bisnisnews.com
- Rabu, 22 April 2026 | 23:29 WIB
Target instalasi PLTS 17 gigawatt menjadi bagian penting strategi energi bersih Indonesia. Mendikti Saintek, Brian Yuliarto. (Dok. Instagram @brian_yuliarto)
Target instalasi PLTS 17 gigawatt menjadi bagian penting strategi energi bersih Indonesia. Mendikti Saintek, Brian Yuliarto. (Dok. Instagram @brian_yuliarto)

THE BOTTOM LINE:

  • Program PLTS 100 gigawatt menjadi bagian penting strategi transisi energi bersih dan pengurangan emisi karbon Indonesia.
  • Pengurangan pembangkit diesel hingga 10 gigawatt diimbangi penambahan energi terbarukan sekitar 7 gigawatt melalui PLTS.
  • Sinergi antara pemerintah, PLN, dan akademisi memastikan proyek berjalan berbasis data serta teknologi yang efisien

BISNISNEWS.COM - Apakah Indonesia siap meninggalkan listrik berbasis diesel dalam waktu dekat?

Bisakah proyek PLTS 100 gigawatt benar-benar mengubah peta energi nasional secara cepat dan merata?

Percepatan Proyek PLTS Nasional Jadi Fokus Strategis Pemerintah Indonesia Saat Ini

Pemerintah mempercepat transisi energi bersih melalui proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya atau PLTS berskala besar yang ditargetkan mencapai kapasitas signifikan dalam waktu dekat.

Baca Juga: Forum Bisnis Indonesia - Amerika Serikat Bahas Strategi Fiskal dan Transformasi Ekonomi Menuju Negara Maju

Presiden Prabowo Subianto meminta percepatan implementasi program PLTS sebagai langkah konkret mengurangi ketergantungan pada pembangkit listrik berbasis diesel yang masih dominan.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyampaikan bahwa evaluasi program strategis telah dilakukan dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Target Penggantian Pembangkit Diesel Diprioritaskan dalam Program Energi Bersih Nasional

Pemerintah menetapkan prioritas utama pada penggantian pembangkit diesel dengan energi terbarukan melalui pengembangan PLTS secara masif di berbagai wilayah Indonesia.

Baca Juga: Reformasi Regulasi Investasi Jadi Kunci, RI Targetkan Lonjakan Realisasi dan Dampak Ekonomi Lebih Besar

Brian Yuliarto menegaskan bahwa Presiden meminta percepatan implementasi terutama untuk pembangkit diesel yang masih digunakan di sejumlah daerah terpencil.

“Bapak Presiden menanyakan perkembangannya dan meminta agar itu dipercepat terutama untuk yang diesel,” ujar Brian Yuliarto, Mendikti Saintek, usai rapat terbatas.

Kapasitas PLTS Hingga Tujuh Belas Gigawatt Siap Dibangun Bertahap

Hasil perhitungan bersama menunjukkan potensi instalasi PLTS mencapai sekitar 17 gigawatt dalam waktu dekat dengan dukungan lintas kementerian dan korporasi energi nasional.

Baca Juga: Transformasi Ekonomi Indonesia Dipercepat, Bank Dunia dan IMF Beri Sinyal Dukungan Kuat untuk Reformasi

Program tersebut mencakup pengurangan 10 gigawatt pembangkit diesel dan penambahan sekitar 7 gigawatt kapasitas energi terbarukan melalui PLTS.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Banny Rachman

Tags

Artikel Terkait

Terkini