Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menegaskan bahwa pihaknya belum dapat memastikan validitas informasi yang beredar.
“Belum dikonfirmasi secara resmi oleh pemerintah Indonesia maupun Amerika Serikat,” ujar Dave Laksono kepada wartawan pada Senin (13/4/2026).
DPR menyatakan akan terus memantau isu strategis yang berkaitan dengan kedaulatan ruang udara Indonesia secara ketat.
Kerja Sama Pertahanan Indonesia Amerika Serikat Sudah Lama Berjalan
Dudung Abdurachman menjelaskan bahwa kerja sama pertahanan Indonesia dengan Amerika Serikat bukan hal baru dan telah berlangsung lama.
Kerja sama tersebut dikenal sebagai Major Defence Cooperation Partnership (MDCP) yang mencakup berbagai aspek strategis pertahanan.
Program ini meliputi pengembangan teknologi, peningkatan kesiapan operasional, hingga pendidikan militer profesional bagi personel kedua negara.
“Itu kan sudah lama juga dan ini kelihatannya akan terus dilanjutkan,” ujar Dudung Abdurachman.
Ia menegaskan bahwa kerja sama tetap berjalan, namun prinsip kedaulatan nasional tetap menjadi prioritas utama pemerintah Indonesia.
Akan Klarifikasi Langsung kepada Presiden Prabowo Subianto
Dudung Abdurachman menyatakan akan membahas isu tersebut secara langsung dengan Presiden Prabowo Subianto dalam waktu dekat.
Ia meyakini Presiden memiliki pemahaman yang lebih komprehensif terkait perjanjian dan implikasi strategisnya.
“Ya beliau saya rasa lebih paham tentang itu,” kata Dudung Abdurachman.