finansial

Purbaya Heran Rupiah Nyaris Rp17.800 per Dolar AS Meski Fundamental Ekonomi Indonesia Masih Kuat Stabil

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:13 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi pelemahan rupiah hingga Rp17.795 per Dolar AS di Jakarta Selatan. (Dok Instagram @menkeuri)

“Ya, saya stres, nggak ada stress test, kita sudah hitung waktu simulasi 100 dolar per barel itu,” kata Purbaya.

Pemerintah menilai struktur APBN 2026 masih cukup kuat untuk meredam dampak gejolak nilai tukar dalam jangka pendek.

Baca Juga: Rp100 Miliar APBN untuk Sapi Presiden Prabowo Jadi Sorotan Publik Jelang Distribusi Kurban Nasional Tahun Ini

Kondisi tersebut dinilai penting karena pelemahan rupiah dapat memengaruhi beban impor energi, pembayaran utang luar negeri, dan biaya bahan baku industri nasional.

Meski demikian, pemerintah memastikan stabilitas fiskal tetap terjaga melalui pengawasan pasar keuangan dan pengendalian belanja negara.

Yield Obligasi Turun Setelah Pemerintah Lakukan Intervensi Pasar

Di tengah tekanan rupiah, pemerintah mencatat imbal hasil atau yield obligasi Indonesia justru mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga: Diplomasi Dagang Indonesia dngan Tiongkok Fokus Perkuat Rantai Pasok Global Strategis Nasional Tahun 2026

Purbaya menyebut penurunan yield terjadi setelah pemerintah melakukan aksi pembelian Surat Berharga Negara atau SBN di pasar.

“Tapi gini, walaupun rupiah melemah, bond yield-nya turun karena aksi pemerintah,” ujar Purbaya.

Intervensi tersebut dilakukan Direktorat Jenderal Perbendaharaan untuk menjaga stabilitas pasar obligasi nasional.

Baca Juga: Diskusi Paramadina Bahas Kritik The Economist Terhadap Demokrasi dan Stabilitas Ekonomi Indonesia Terkini

Menurut Purbaya, stabilitas obligasi menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan investor asing terhadap pasar keuangan Indonesia.

Ia juga menyebut arus modal asing mulai kembali masuk ke pasar obligasi domestik dalam beberapa waktu terakhir.

Pemerintah Siapkan Langkah Baru Menjaga Stabilitas Nilai Tukar Rupiah

Pemerintah memastikan akan menyiapkan langkah lanjutan untuk membantu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di pasar domestik.

Baca Juga: Seleksi Ketat P3MD Saring 6.000 Peserta Jadi Pemimpin Masa Depan BUMN Pilihan Pemerintah Indonesia

Halaman:

Tags

Terkini