finansial

Kemenkeu Ungkap Dugaan Manipulasi Ekspor CPO oleh Sepuluh Korporasi Sawit Besar ke Amerika Serikat

Kamis, 21 Mei 2026 | 23:37 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menunjukkan dokumen dugaan manipulasi ekspor crude palm oil di Istana Kepresidenan Jakarta Pusat. (Instagram.com @Menkeuri)

Pemerintah Mulai Periksa Pengapalan Sawit Hingga Tingkat Per Kapal

Kementerian Keuangan kini memperluas metode pengawasan dengan mendeteksi transaksi ekspor berdasarkan pengapalan setiap kapal secara lebih rinci.

Purbaya mengungkap terdapat korporasi lain yang mencatat ekspor sebesar 1,44 juta Dolar AS, sementara nilai impor mencapai lebih dari 4 juta Dolar AS.

Baca Juga: Kasus KPR BTN Karawang Naik Penyidikan, Dugaan Manipulasi Data Debitur Jadi Sorotan Publik Nasional Hari Ini

Menurut dia, perubahan nilai transaksi tersebut menunjukkan perbedaan harga hingga sekitar 200 persen dalam rantai perdagangan internasional.

“Jadi income-nya rendah kan, di sini jadi saya rugi banyak,” kata Purbaya saat menjelaskan dampak dugaan manipulasi terhadap penerimaan negara.

Pengawasan Ekspor Sumber Daya Alam Diperketat Pemerintah dalam Beberapa Tahun

Pengawasan ekspor sumber daya alam sebelumnya juga menjadi perhatian pemerintah untuk meningkatkan transparansi perdagangan dan penerimaan negara.

Baca Juga: Sidang Suap Importasi Bongkar Pertemuan Dirjen Bea Cukai dengan Pemilik Blueray Cargo di Hotel Borobudur

Komoditas kelapa sawit selama ini menjadi salah satu penyumbang devisa terbesar Indonesia melalui aktivitas ekspor ke berbagai negara tujuan utama.

Pemerintah menilai penguatan pengawasan ekspor penting dilakukan untuk memastikan kesesuaian data perdagangan dan perlindungan penerimaan negara.

Hingga Kamis (21/5/2026), Kementerian Keuangan belum mengungkap identitas 10 korporasi yang diduga terlibat dalam manipulasi faktur perdagangan tersebut.****

Halaman:

Tags

Terkini