Selain itu, roadmap peningkatan minimum free float menjadi 15 persen menjadi bagian penting dalam reformasi.
MSCI dapat menggunakan data kepemilikan saham di atas 1 persen untuk menyesuaikan estimasi free float.
Namun, data tambahan lainnya belum dimasukkan hingga proses evaluasi selesai.
Langkah ini menunjukkan fokus MSCI pada kualitas likuiditas dan distribusi kepemilikan saham.
Konsistensi dan efektivitas kebijakan menjadi faktor utama dalam penilaian.
Hal ini juga mencerminkan standar global yang diterapkan secara ketat.
Pelaku Pasar Diminta Beri Masukan Menjelang Review Juni 2026
MSCI membuka ruang bagi pelaku pasar untuk memberikan masukan terkait efektivitas kebijakan baru Indonesia.
Masukan ini akan menjadi bagian penting dalam proses evaluasi lanjutan.
Keputusan final dijadwalkan dalam Market Accessibility Review pada Juni 2026.
Langkah ini memberikan kesempatan bagi investor dan pemangku kepentingan untuk terlibat aktif.
Partisipasi pasar dinilai penting dalam memastikan kebijakan yang diterapkan berjalan efektif.
MSCI juga menegaskan akan terus berkoordinasi dengan otoritas terkait di Indonesia.