Ia menyebut kebijakan ini bertujuan meningkatkan nilai tambah domestik sekaligus memperluas lapangan kerja.
Pendekatan tersebut, kata Fahri Hamzah, tetap harus dijalankan dengan tata kelola ketat dan disiplin fiskal terukur.
Stabilitas Politik Jadi Penopang Transformasi Ekonomi Jangka Panjang
Fahri Hamzah menilai transformasi ekonomi membutuhkan stabilitas politik sebagai fondasi pelaksanaan kebijakan.
Baca Juga: Rupiah Melemah Saat Dolar AS Menguat, Seberapa Besar Dampaknya Pada Daya Beli Masyarakat
Ia menyebut konsolidasi nasional penting untuk memastikan agenda pembangunan berjalan konsisten.
Menurutnya, sejarah pembangunan di Asia menunjukkan keberhasilan transformasi ekonomi membutuhkan kepemimpinan eksekutif yang kuat.
Ia menegaskan Indonesia sedang memasuki fase penting menuju target Indonesia Emas 2045.
Dalam konteks itu, kritik internasional dinilai sebagai bagian dari dinamika global yang wajar.
Fahri Hamzah menegaskan Indonesia tetap terbuka terhadap masukan, namun arah pembangunan harus ditentukan berdasarkan kepentingan nasional.****