Badan Pusat Statistik dalam sejumlah laporan inflasi menunjukkan kelompok makanan dan transportasi menjadi penyumbang utama tekanan harga di daerah.
Ketika kiriman biaya hidup tak lagi cukup hingga akhir bulan, masyarakat menyesuaikan konsumsi dengan cara sederhana yang sering luput dari statistik makro.
Baca Juga: Dampak Pelemahan Rupiah Terhadap Daya Beli, Tekanan Dolar AS Kini Terasa Sampai Pasar Tradisional
Satire Ekonomi yang Menyentil Cara Pandang Pengambil Kebijakan
Menurut Jaya Suprana, logika bahwa warga desa aman dari gejolak kurs memang terdengar masuk akal bila dilihat dari kepemilikan valuta asing.
Namun kenyataan ekonomi modern menunjukkan keterkaitan antarharga yang membuat dampak kurs menjalar melalui distribusi dan biaya produksi.
Satire ini menjadi pengingat bahwa indikator makroekonomi perlu dibaca hingga ke level keseharian masyarakat agar kebijakan tetap berpijak pada realitas.
Jaya Suprana, Kelirumolog Indonesia, menegaskan bahwa dampak kenaikan Dolar AS bagi desa memang tidak langsung, tetapi hadir melalui kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok yang tak terhindarkan.****