Meski demikian, sektor berbasis ekspor masih memperoleh keuntungan karena pendapatannya menggunakan Dolar AS.
Background Information
Dalam beberapa bulan terakhir, pelemahan rupiah terjadi bersamaan dengan meningkatnya ketidakpastian ekonomi global.
Juga kenaikan imbal hasil obligasi Amerika Serikat, serta tekanan geopolitik yang memengaruhi arus modal di berbagai negara berkembang.
Fakhrul menilai ruang penguatan rupiah masih terbuka apabila koordinasi fiskal dan moneter semakin solid serta pasar memperoleh kepastian mengenai arah kebijakan ekonomi nasional dalam jangka menengah.****