finansial

IHSG Mei 2026 Ungkap Kerentanan Pasar Modal, Seberapa Kuat Ketahanan Finansial Hadapi Guncangan Global

Senin, 18 Mei 2026 | 20:00 WIB
Co-Founder FINE Institute, Kusfiardi: Perdagangan saham di tengah tekanan MSCI rebalancing yang memicu volatilitas pasar nasional. (Dok. Kreasi Dola AI)

Kondisi serupa sebelumnya juga pernah terjadi pada beberapa emerging market saat terjadi revisi indeks global.

Kusfiardi menjelaskan, meski MSCI bukan regulator formal Indonesia, pengaruhnya sangat besar terhadap persepsi investability pasar nasional.

Baca Juga: Krisis Reputasi Ancam Korporasi, Respons Dua Jam Pertama Jadi Penentu Utama Tangani Isu Viral Medsos

“Kasus Mei 2026 menunjukkan stabilitas pasar domestik masih sangat dipengaruhi structural power of global finance,” ujarnya.

Ia menilai hal ini memperlihatkan besarnya external market discipline terhadap dependent emerging market seperti Indonesia.

Foreign Outflow Tekan Rupiah dan Risiko Makrofinansial Nasional

Foreign outflow tidak hanya menekan indeks saham, tetapi juga memperlemah nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS.

Baca Juga: Pencabutan Izin 28 Korporasi Sumatera, CBA Minta Langkah Hukum Polri dalam Dugaan Bencana Ekologis

Mekanisme ini terjadi ketika investor asing mengkonversi dana keluar dalam jumlah besar saat sentimen global memburuk.

Fenomena tersebut meningkatkan imported volatility dan menambah tekanan pada stabilitas makrofinansial nasional.

Menurut Kusfiardi, struktur pasar yang dangkal memperbesar transmisi tekanan eksternal.

Baca Juga: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Pernyataan Prabowo Soal Fundamental Kuat Jadi Sorotan Di Tengah Gejolak Dunia

“Dalam struktur pasar yang dangkal dan terkonsentrasi, dominasi foreign flow menghasilkan volatility transmission yang tinggi,” katanya.

Karena itu, peran Bank Indonesia menjadi vital sebagai penyangga guncangan nilai tukar.

Reformasi Domestik Jadi Kunci Kedaulatan Finansial Indonesia

FINE Institute mendorong reformasi struktural agar pasar modal Indonesia tidak terus bergantung pada modal global.

Baca Juga: CBA Soroti Kasus 28 Korporasi Sumatera, Akankah Polri Buka Progres Pengusutan Dugaan Kerusakan Lingkungan

Halaman:

Tags

Terkini