Menurutnya, proses bisnis harus berjalan secara alami dengan mempertimbangkan berbagai faktor pendukung yang tersedia.
"Kami tidak ingin informasi terkait rencana ini terlalu digembar-gemborkan dan mengalir saja," ujarnya.
Komunikasi dengan Anak Korporasi Terus Dilakukan Secara Intensif
Dalam proses penjajakan tersebut, Danu mengaku telah membangun komunikasi dengan sejumlah anak korporasi di bawah naungan Agoeslan Capital Group.
Koordinasi tersebut bertujuan menyamakan pandangan mengenai peluang bisnis yang dapat dikembangkan pada masa mendatang.
Langkah tersebut juga menjadi bagian dari proses evaluasi internal sebelum mengambil keputusan investasi baru.
Kebijakan Ekspor Satu Pintu Dinilai Membuka Peluang Baru
Danu menilai kebijakan pemerintah yang mewajibkan ekspor batubara, nikel, dan crude palm oil melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia dapat menciptakan peluang baru.
Kebijakan tersebut saat ini menjadi salah satu faktor yang turut diperhatikan dalam proses analisis bisnis korporasi.
"Selalu ada peluang dalam setiap kebijakan," tutup Danu Agoeslan.
Sebagai informasi, sektor batubara, nikel, dan kelapa sawit masih menjadi komoditas utama penopang ekspor Indonesia.
Sehingga setiap perubahan kebijakan tata kelolanya selalu menjadi perhatian pelaku industri dan investor.****