Optimalisasi Migas dan Transisi Energi Jadi Fokus Kebijakan
Pemerintah menegaskan tidak akan lengah meski mendapatkan pengakuan internasional terkait ketahanan energi nasional.
Salah satu langkah utama adalah optimalisasi produksi minyak dan gas domestik guna menekan defisit neraca migas sekaligus meningkatkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP).
Di sisi lain, percepatan transisi energi terus didorong melalui pengembangan energi baru terbarukan sesuai Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional dan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik.
Upaya ini juga mencakup perluasan adopsi kendaraan listrik berbasis baterai sebagai bagian dari strategi jangka panjang pengurangan ketergantungan energi fosil.
Transisi Energi dan Diversifikasi Jadi Kunci Ketahanan Jangka Panjang
Laporan global tersebut memperkuat narasi bahwa diversifikasi sumber energi menjadi kunci menghadapi ketidakpastian global.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Tegaskan Penindakan Pajak Diperkuat, 40 Korporasi Dibidik Tim Khusus Independen
Indonesia dinilai memiliki kombinasi strategi yang relatif seimbang antara pemanfaatan energi domestik dan pengembangan energi bersih.
Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah juga mendorong percepatan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya sebagai tulang punggung transisi energi nasional.
Langkah tersebut sejalan dengan tren global yang menekankan pentingnya keberlanjutan sekaligus ketahanan terhadap krisis energi di masa depan.****