Sejumlah laporan media sebelumnya menyoroti pentingnya hilirisasi migas untuk meningkatkan nilai tambah dan kemandirian energi nasional.
Target 2030 Jadi Momentum Transformasi Industri Migas Nasional Indonesia
Target penyelesaian pada 2030 dinilai sebagai momentum penting dalam transformasi industri energi nasional menuju kemandirian.
Baca Juga: Mengapa Rupiah Melemah Hingga Rp17000 Saat Data Ekonomi Stabil- Ini Peran Noise dan Sentimen Pasar
Proyek ini juga mendukung agenda pemerintah dalam memperkuat sektor hilirisasi dan meningkatkan daya saing energi domestik.
Simon Mantiri menegaskan bahwa pembangunan kilang baru menjadi investasi strategis jangka panjang bagi ketahanan energi Indonesia.****
Artikel Terkait
Pemakzulan Wapres Filipina Menguat Setelah DPR Temukan Bukti Awal, Ini Implikasi Politik dan Ekonomi Regional
ESDM Respons Tambang WBN Tutup, Revisi RKAB Jadi Kunci Lanjut Operasi dan Kepatuhan Regulasi
The Fed Diperkirakan Tahan Suku Bunga Dampak Besar ke Rupiah, Investasi, dan Kredit Global
Kecelakaan Kereta Bekasi Libatkan Taksi Green SM, Ini Tiga Pernyataan Resmi Korporasi Transportasi Publik Indonesia
Tiongkok Terapkan Tarif Nol Persen untuk Afrika, Bagaimana Dampaknya Pada Perdagangan Global dan Ekonomi
Mengapa Rupiah Melemah Hingga Rp17000 Saat Data Ekonomi Stabil- Ini Peran Noise dan Sentimen Pasar
IHSG Berfluktuasi Tajam, Apakah Komunikasi Pemerintah Cukup Kuat Menahan Tekanan Sentimen Investor Global
Pemerintah Beli Saham Ojol Lewat Danantara, Apa Dampaknya Bagi Driver dan Industri Digital Nasional
Harga Minyak Dunia Tembus 114 Dolar AS, Dampak Ketegangan Amerika Serikat - Iran Jadi Sorotan Global
Pertamina Bangun 2 Kilang Bensin Baru Target 2030 untuk Kurangi Impor dan Perkuat Ketahanan Energi Nasional