THE BOTTOM LINE:
- Kejagung menahan eks Kepala BGN Dadan Hindayana terkait dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis.
- Mejagung memastikan penyidikan terus berkembang, termasuk menelusuri SPPG yang terafiliasi dengan para tersangka.
- Dugaan korupsi MBG menjadi sorotan karena menyangkut program strategis nasional dengan anggaran besar.
BISNISNEWS.COM - Bagaimana dugaan korupsi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bisa menyeret mantan pejabat tertinggi Badan Gizi Nasional (BGN).. ke ruang tahanan?
Mengapa pengadaan 21.801 motor listrik menjadi salah satu fokus utama penyidikan yang kini menyita perhatian publik dan pemerintah?
Penyidikan dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memasuki fase baru setelah Kejaksaan Agung menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua mantan wakilnya sebagai tersangka.
Penetapan tersangka tersebut menjadi perhatian luas karena program MBG merupakan salah satu program strategis nasional yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia.
Kejagung Fokus Mengusut Tata Kelola dan Pengadaan Program MBG
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Syarief Sulaeman Nahdi, menjelaskan bahwa penyidikan berkaitan dengan dugaan korupsi tata kelola program MBG.
Penyidik juga mendalami sejumlah kegiatan pengadaan yang diduga tidak sesuai ketentuan dalam pelaksanaan program tersebut.
Baca Juga: Dasco Ungkap Alasan Pergantian Kepala BGN, Apa Dampaknya Bagi Program Makan Bergizi Gratis Nasional
Salah satu yang menjadi perhatian adalah pengadaan 21.801 motor listrik yang masuk dalam materi penyidikan dan tengah ditelusuri lebih lanjut oleh Kejaksaan Agung.
Nasib SPPG Terafiliasi Tersangka Kini Menjadi Sorotan Publik
Selain mengusut dugaan penyimpangan anggaran, penyidik juga menelusuri keterkaitan sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG dengan para tersangka.
Keberadaan SPPG dinilai penting karena menjadi salah satu ujung tombak pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di berbagai daerah.
Baca Juga: Dadan Hindayana Dicopot Dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Pimpin Program Makan Bergizi Gratis Nasional
Syarief Sulaeman Nahdi mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan BGN terkait keberlanjutan operasional SPPG yang terafiliasi dengan para tersangka.
"Kami akan berkoordinasi dengan BGN ya, apakah memang terafiliasi itu masih digunakan atau tidak," kata Syarief Sulaeman Nahdi.