Menurutnya, berbagai catatan evaluasi tersebut menjadi bagian dari pembahasan yang selama ini dilakukan DPR bersama mitra kerja terkait.
“Beliau juga banyak sudah menutup dapur-dapur yang tidak memenuhi syarat di lapangan,” kata Dasco.
DPR memandang langkah evaluasi kepemimpinan BGN sebagai bagian dari upaya memperkuat akuntabilitas dan kualitas layanan kepada masyarakat.
Pemerintah Dinilai Responsif Terhadap Aspirasi Masyarakat Dan DPR
Dasco juga mengapresiasi langkah pemerintah yang melakukan evaluasi terhadap pimpinan BGN setelah menerima berbagai masukan.
Ia menilai keputusan tersebut menunjukkan adanya respons terhadap aspirasi masyarakat, penerima manfaat program, serta hasil koordinasi lintas kementerian.
Baca Juga: PPh Final UMKM Dibatasi, Mengapa CV dan PT Kini Kehilangan Fasilitas Pajak Favorit Para Pelaku Usaha
“Tentunya kami mengucapkan apresiasi dari DPR RI kepada pemerintah yang kemudian telah mendengarkan aspirasi dari masyarakat maupun penerima manfaat,” ujarnya.
Dasco berharap perubahan kepemimpinan tidak mengganggu pelayanan yang sedang berjalan dan justru mempercepat peningkatan kualitas program.
Fokus Baru Pelayanan Gizi untuk Daerah Prioritas Nasional
DPR berharap kepemimpinan baru mampu mempercepat realisasi pelayanan bagi masyarakat yang berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T.
Baca Juga: Prabowo Copot Dadan Hindayana Dari BGN, Apa Dampaknya Bagi Program Makan Bergizi Gratis Nasional
Menurut Dasco, evaluasi menyeluruh yang dilakukan pemerintah harus menjadi momentum perbaikan berkelanjutan di tubuh BGN.
Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto pada Selasa, 02 Juni 2026, mengganti Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN dan menunjuk Nanik S. Deyang sebagai penggantinya.
Pergantian tersebut menjadi bagian dari evaluasi terhadap lembaga yang bertanggung jawab menjalankan Program Makan Bergizi Gratis di berbagai daerah Indonesia.****