Ia menambahkan bahwa kepercayaan publik merupakan aset utama dalam keberhasilan program sosial yang berskala nasional seperti MBG.
Background Program MBG dalam Sorotan Media dan Opini Publik Nasional
Program MBG sebelumnya mendapat perhatian luas dari berbagai media arus utama karena besarnya anggaran dan target penerima manfaat yang mencapai jutaan masyarakat.
Sejumlah pemberitaan menyoroti pentingnya tata kelola yang transparan serta pengawasan ketat agar program berjalan efektif dan tepat sasaran.
Konteks ini memperkuat urgensi evaluasi menyeluruh terhadap implementasi MBG guna memastikan tidak terjadi penyimpangan atau ketidakefisienan.
Agus Sulistriyono menekankan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari realisasi anggaran, tetapi juga dari dampak nyata terhadap masyarakat.
Strategi Pemulihan Kepercayaan Publik Butuh Transparansi dan Komunikasi Terbuka
Pemulihan kepercayaan publik terhadap MBG dinilai membutuhkan strategi komunikasi yang terbuka, transparan, dan berbasis data yang dapat diverifikasi.
Agus Sulistriyono menyebut bahwa komunikasi krisis yang tepat dapat mengubah persepsi negatif menjadi momentum perbaikan institusional.
Ia juga menilai pentingnya keterlibatan publik dalam pengawasan sebagai bagian dari upaya meningkatkan akuntabilitas program.
Baca Juga: Tiongkok Kritik Keras Sanksi Amerika Serikat Pada Kilang Iran, Ancaman Baru Stabilitas Energi Global
Langkah-langkah tersebut dinilai krusial untuk memastikan keberlanjutan program sekaligus menjaga legitimasi pemerintah di mata masyarakat.
Keberlanjutan Program MBG Jadi Kunci Stabilitas Sosial dan Ekonomi Nasional
Program MBG memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan sosial dan ekonomi, khususnya dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat secara luas.
Agus Sulistriyono menegaskan bahwa menghentikan program bukan solusi, melainkan memperbaiki tata kelola menjadi langkah yang lebih tepat.
Baca Juga: Tiongkok Tolak Sanksi Amerika Serikat Atas Kilang Minyak Iran Picu Ketegangan Energi Global Dunia